Skip to content

Program Studi Urologi

Admin

Guest Lecture Metode Rekonstruksi Urologi

  • by

Pada tanggal 24 Januari 2024, Prodi Urologi FKKMK UGM menggelar acara guest lecture oleh salah satu dokter urologi dari Universitas Mulawarman, dr. Boyke Soebhali, Sp.U(K). Acara tersebut diadakan di Kejawa Resto. Acara guest lecture ini diharapkan dapat menjadi ajang permulaan untuk sharing knowledge khususnya di bidang urologi.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Boyke Soebhali, Sp.U(K), seorang ahli urologi terkenal, memberikan kuliah tamu tentang metode rekonstruksi urologi. Kuliah ini mencakup berbagai teknik terbaru dan penemuan yang telah dilakukan dalam bidang rekonstruksi urologi, termasuk pendekatan minimal invasif dan teknologi terbaru yang dapat meningkatkan luaran bagi pasien. Pemaparan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan memperluas pengetahuan para peserta, khususnya para mahasiswa dan staf yang hadir.

Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) keempat, yaitu “Pendidikan Berkualitas.” Dengan menyediakan akses ke pendidikan berkualitas dan pelatihan yang berkelanjutan, kolaborasi antara UGM dan Universitas Mulawarman membantu memastikan bahwa para profesional medis memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk memberikan perawatan terbaik kepada pasien. Selain itu, kerjasama ini juga mendorong pertukaran informasi dan praktik terbaik yang esensial untuk meningkatkan standar pendidikan dan layanan kesehatan di Indonesia.

Pendekatan Sederhana dengan Satu Port untuk Perbaikan Laparoskopi dalam DialisisPeritoneal Ambulatori secara Berkelanjutan

  • by

Salah satu publikasi tahap awal studi mengenai metode Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis oleh staf Urologi FKKMK UGM, Dr. dr. Indrawarman, Sp.U(K), dan dr. Ahmad Zulfan Hendri, Sp.U(K) dengan judul “Simple Port Approach to Laparoscopic Repair in CAPD”. Penelitian ini menyoroti metode laparoskopi yang inovatif dan sederhana dalam pemasangan kateter Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD), yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kelangsungan hidup pasien dengan penyakit ginjal tahap akhir. Dengan menggabungkan pendekatan minimally invasive dan teknik yang disesuaikan untuk setiap pasien, penelitian ini berkontribusi langsung pada pencapaian SDG ketiga yang berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan yang baik.

Pendekatan ini menjadi penting mengingat perkiraan peningkatan jumlah penderita penyakit ginjal yang membutuhkan terapi pengganti ginjal. Pada tahun 2010, sekitar 2,6 juta orang menerima terapi pengganti ginjal dan angka ini diprediksi akan meningkat menjadi setidaknya 5,4 juta pada tahun 2030. Dengan meningkatnya kebutuhan ini, metode CAPD yang efektif dan aman, seperti yang dideskripsikan oleh Dr. dr. Indrawarman, Sp.U(K), dan dr. Ahmad Zulfan Hendri, Sp.U(K), menjadi sangat penting untuk mengurangi beban kesehatan global. Teknik laparoskopi yang menggunakan hanya satu trocar 5 mm terbukti efisien untuk mengatasi komplikasi seperti obstruksi omental dan migrasi kateter, yang sering terjadi pada pasien CAPD.

Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pencegahan komplikasi seperti infeksi peritonitis, infeksi pada tempat keluar kateter, obstruksi mekanis, dan kebocoran dialysate, yang merupakan tantangan utama dalam terapi CAPD. Dengan pendekatan minimal invasif dan teknik penempatan kateter yang inovatif, dokter Indrawarman dan dokter Ahmad berhasil meminimalkan kebutuhan untuk tambahan port, yang pada gilirannya mengurangi risiko komplikasi dan mempercepat pemulihan pasien. Kontribusi ini sejalan dengan tujuan SDG ketiga untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan luaran kesehatan pasien secara keseluruhan, khususnya bagi pasien dengan kebutuhan terapi pengganti ginjal.

Rapat Kerja Tahunan FK-KMK UGM

  • by

Rapat Kerja Tahunan FK-KMK untuk mengevaluasi kinerja tahun 2023 dan rencana kerja fakultas tahun 2024 dengan mengusung tema Menjaga Harmoni, Mendorong Inovasi. Rapat Kerja Tahunan ini mengevaluasi capaian kerja dan rencana kerja fakultas untuk menjadikan landasan sebagai acuan capaian kinerja tahun 2024. 

Selain itu pambahasan mengenai isu-isu strategis fakultas, kebijakan dan prioritas UGM, Sociopreneurship, Dies Natalis ke-78 FK-KMK UGM, AMI Award dll.

Pada kesempatan tersebut Program Studi Urologi FK-KMK mendapatkan juara III dalam AMI Award yang dilaksanakan pada Rapat Kerja Tahunan FK-KMK. Semoga dengan kesempatan ini Program Studi Urologi dapat lebih meningkatkan kinerja di berbagai bidang agar kedepan dapat menjadi Program Studi yang patut untuk di contoh oleh Program Studi lainnya.

Rapat Kerja & Family Gathering Program Studi Urologi

  • by

Sejalan dengan kesuksesan akreditasi unggul, Urologi FK-KMK UGM menggelar Rapat Kerja dan Family Gathering di Sunsetfall Gardens and Resort Salatiga pada 25 dan 26 November 2023. Acara ini menjadi momen indah bagi Staf, Tenaga Pendidik, dan PPDS Urologi FK-KMK UGM untuk merajut kenangan bersama, merencanakan program-program unggulan, serta mempererat kebersamaan dalam suasana yang penuh kehangatan di tengah keindahan alam.

Selama acara, kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pendidikan di bidang urologi, menjalin kolaborasi yang erat untuk mencapai prestasi lebih tinggi dalam pemberian asuhan medis kepada masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ilmu kedokteran.

Peserta rapat tidak hanya fokus pada strategi akademik, namun juga menyemarakkan suasana dengan berbagai kegiatan, seperti olahraga lari bersama dan Jeep tour di area resor. Selain memberikan kesegaran dan memperkuat kebugaran, aktivitas ini memupuk semangat tim dan kebersamaan. Kegiatan ini menambah nuansa positif pada pengalaman raker dan family gathering. Kombinasi kerja keras dan rekreasi diyakini membawa dampak positif dalam mencapai tujuan besar di bidang urologi.

Video Tutorial Pemasangan, Perawatan & Pelepasan Kateter Urin – dr. Fateh Jamal Nahdi, Sp.U

  • by

Dr. Fateh Jamal Nahdi, Sp.U, dokter spesialis urologi, merilis video edukasi berjudul “Tutorial Pemasangan, Perawatan & Pelepasan Kateter Urin” pada 4 November 2023. Video ini memberikan panduan langkah demi langkah yang komprehensif tentang cara yang benar untuk memasang, merawat, dan melepas kateter urin. Materi ini ditujukan untuk profesional medis dan mahasiswa kedokteran, namun dapat diakses oleh publik secara gratis melalui YouTube di tautan berikut: https://youtu.be/6EoD9mCwNTA.

Video ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 4, yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas. Dengan menyediakan sumber daya edukatif yang mudah diakses, dr. Fateh Jamal Nahdi berkontribusi pada peningkatan keterampilan dan pengetahuan tenaga medis di seluruh Indonesia, terutama di daerah yang mungkin kekurangan akses ke pelatihan medis langsung. Inisiatif ini mendukung upaya global untuk meningkatkan standar pendidikan kesehatan dan pada akhirnya, kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada pasien.

Sejak penayangannya, video ini telah membantu banyak praktisi medis dalam memperdalam pemahaman mereka mengenai manajemen kateter urin, sebuah prosedur yang sangat penting dalam perawatan pasien dengan kondisi urologi. Dengan adanya tutorial ini, diharapkan lebih banyak tenaga medis yang mampu melakukan prosedur ini dengan aman dan efektif, sehingga dapat mengurangi risiko komplikasi bagi pasien.

Video Edukasi Tentang Pengangkatan Batu Ginjal dengan Metode Minimal Invasif oleh dr. Fateh Jamal Nahdi

  • by

Dr. Fateh Jamal Nahdi, Sp.U, merilis video edukasi terbaru yang berjudul “Pengangkatan Batu Ginjal dengan Metode Minimal Invasif (RIRS/PCNL)” pada 13 Oktober 2023. Video ini menjelaskan secara rinci teknik-teknik minimal invasif dalam pengobatan batu ginjal, yaitu Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS) dan Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL). Ditujukan untuk pasien, keluarga mereka, serta para profesional medis, video ini dapat diakses secara gratis melalui YouTube di tautan berikut: https://www.youtube.com/watch?v=ZsK17eUazYw.

Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 3, yang berfokus pada memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan di semua usia. Dengan menyediakan sumber daya pendidikan yang mudah diakses, dr. Fateh Jamal Nahdi membantu meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang prosedur medis yang aman dan efektif untuk mengatasi batu ginjal. Edukasi yang baik diharapkan dapat mengurangi risiko komplikasi, mempercepat pemulihan, dan meningkatkan kualitas hidup pasien yang menjalani prosedur ini.

Sejak penayangannya, video ini telah menerima banyak apresiasi dari komunitas medis dan publik, berkat penjelasan yang jelas dan informatif. Dengan informasi yang disajikan, diharapkan lebih banyak pasien dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi terkait perawatan batu ginjal mereka, dan para tenaga medis dapat memperbarui pengetahuan mereka tentang teknik minimal invasif ini.

Video Edukasi “Atasi Batu Ginjal dengan Metode RIRS dan PCNL” – dr. Fateh Jamal Nahdi, Sp.U

  • by

Video Edukasi berjudul “Atasi Batu Ginjal dengan Metode RIRS dan PCNL” yang dirilis pada 5 Oktober 2023 oleh RSUD Cilacap, dapat diakses secara gratis di YouTube. Video ini memberikan penjelasan mendalam tentang dua metode utama dalam penanganan batu ginjal, yaitu Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS) dan Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL). Materi ini ditujukan untuk membantu masyarakat umum serta praktisi medis memahami prosedur ini, termasuk keunggulan dan indikasi dari masing-masing metode yang dijelaskan langsung oleh dr. Fateh Jamal Nahdi, Sp.U.

Video edukasi ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 3 yang bertujuan untuk memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan di segala usia. Dengan menyediakan akses mudah ke informasi medis yang akurat, video ini berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pilihan pengobatan batu ginjal. Edukasi yang baik diharapkan dapat mengurangi angka komplikasi dan membantu pasien membuat keputusan yang lebih tepat terkait perawatan mereka.

Sejak diluncurkan, video ini telah mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan, termasuk pasien dan tenaga medis. Diharapkan dengan adanya sumber daya ini, lebih banyak orang yang dapat memperoleh informasi yang diperlukan untuk mengatasi masalah batu ginjal secara efektif, serta mendorong penggunaan metode yang tepat dalam praktik klinis. Anda dapat menyaksikan video ini melalui tautan berikut: https://www.youtube.com/watch?v=sRsGyZVwtDM.

Publikasi Penelitian the Application of Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) Protocol in Radical Cystectomy and Urinary Diversion using Bowel Segment Reduces the Length of Stay: A Multicenter Comparative Study in Indonesia

  • by

Penelitian yang dilakukan oleh dr. Ahmad Zulfan Hendri, Sp.U(K) pada tahun 2023 menyoroti efektivitas penerapan protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) pada pasien yang menjalani tindaksn cystectomy radikal dan diversi urin menggunakan segmen usus. Studi komparatif ini melibatkan 128 pasien di empat rumah sakit di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 74 pasien menjalani operasi dengan protokol ERAS, sementara 54 lainnya selain dengan ERAS. Hasil menunjukkan bahwa pasien dengan ERAS memiliki waktu rawat inap yang lebih singkat, dengan rata-rata 11 hari dibandingkan 16 hari pada kelompok non-ERAS, serta pemulihan yang lebih cepat.

Penerapan protokol ERAS dalam prosedur medis ini juga memiliki relevansi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Melalui peningkatan kurikulum pendidikan kedokteran dan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga medis, pengetahuan tentang protokol inovatif seperti ERAS dapat terus disebarluaskan. Hal ini memungkinkan profesional kesehatan memberikan perawatan yang lebih baik, mempromosikan hasil kesehatan yang optimal, dan memperkuat kapasitas rumah sakit untuk merespons kebutuhan pasien.

Penelitian ini menunjukkan bahwa ERAS mampu mempercepat pemulihan pasien pascaoperasi, yang tidak hanya mengurangi lama rawat inap tetapi juga mengurangi beban finansial dan psikologis pada pasien serta sistem kesehatan. Inovasi dalam praktik medis seperti ini memberikan peluang untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan di Indonesia. Perkembangan ilmu pengetahuan yang baik memberikan akses pada perawatan yang lebih cepat dan efektif.

Publikasi Penelitian Feasibility and Safety of Transvaginal Specimen Extraction for Laparoscopic Living Donor Nephrectomy: an Indonesian Perspective Compared with Three Different Approaches

  • by

Sebuah jurnal terbaru yang dipublikasikan oleh Ahmad Zulfan Hendri, Sp.U(K) dan staf staf divisi Urologi Universitas Gadjah Mada pada tahun 2023 berjudul Feasibility and safety of transvaginal specimen extraction for laparoscopic living donor nephrectomy: an Indonesian perspective compared with three different approaches. Penelitian retrospektif ini membandingkan empat pendekatan berbeda, yaitu Standard Laparoscopic Living Donor Nephrectomy with Transvaginal-Natural Orifice Specimen Extraction (SLLDN TV-NOSE), teknik open, retroperitoneoscopic, dan transperitoneal, dengan melibatkan 53 pasien donor ginjal. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun SLLDN TV-NOSE memiliki durasi operasi yang lebih lama, teknik ini menunjukkan beberapa keunggulan seperti durasi rawat inap yang lebih pendek dan rasa nyeri pasca operasi yang lebih rendah.

Penelitian ini sangat relevan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) 4:  Quality Education. Dengan metode SLLDN TV-NOSE, pasien dapat mengalami pemulihan yang lebih cepat, yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasca operasi. Selain itu, teknik ini juga dapat diterapkan dengan sukses di negara berkembang seperti Indonesia, menunjukkan bahwa inovasi dalam bidang kesehatan dapat diadaptasi untuk konteks yang berbeda dan mendukung peningkatan akses terhadap layanan kesehatan yang lebih aman dan efektif.

Peneliti juga menemukan bahwa tidak ada perubahan signifikan dalam fungsi graft maupun fungsi seksual pada pasien yang menjalani SLLDN TV-NOSE, dengan tingkat kepuasan pasien yang tinggi. Temuan ini membuka peluang untuk penerapan teknik serupa di negara-negara berkembang lainnya yang berusaha meningkatkan hasil transplantasi ginjal.

Akreditasi Program Studi Urologi 2023

  • by

Pada tanggal 23-25 Januari 2023 Program Studi Urologi FK-KMK UGM melaksanakan akreditasi pendidikan tinggi yang diselenggarakan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). Bertindak sebagai asesor adalah Dr. dr. Bambang Sasongku Nugroho, Sp.B, Sp.U(K) dari Universitas Padjajaran Bandung, dan Dr. dr. Irfan Wahyudi, Sp.U(K) dari Universitas Indonesia, Jakarta. Rangkaian acara dilakukan di beberapa lokasi, yaitu: East Parc Hotel, RSUP Dr. Sardjito, FK-KMK UGM, dan RSPAU S. Hardjolukito selaku rumah sakit pendidikan jejaring. 

Program Studi Sp-1 Urologi FK-KMK UGM terakreditasi ‘Unggul’ berdasarkan SK LAMP-PTKes No 0085/LAM-PTKes/Akr/Spe/II/2023 yang diumumkan pada tanggal 10 Februari 2023. Tak hanya itu, terdapat beberapa masukan dan saran dari kedua asesor yang dapat dijadikan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan program studi di tahun-tahun yang akan datang. Suksesnya akreditasi ini tentunya melibatkan banyak pihak, internal maupun eksternal, yang telah berupaya maksimal dalam membantu suksesnya penyelenggaraan akreditasi ini.

Kedepannya, diharapkan Program Studi Urologi FK-KMK UGM dapat mempertahankan pencapaian ini, guna mendukung visi dan misi program studi untuk menyelenggarakan pendidikan spesialis urologi yang profesional, bermartabat, dan terintegrasi dalam academic Health System, serta mengabdi kepada kepentingan bangsa dan negara.